Sem[b]arangan 1ST Gathering

Blogging 6 Comments »

Kopdar 01 Kopdar 02

Hehe Postingan yang lumayan basi nih, gara gara suka ngejunk di ID-Gmail jadi nelantarin Blog. Jadi begini saudara-saudara pada tanggal 15 Oktober 2005 kemarin telah disetujui untuk ditetapkan menjadi tanggal resmi berdirinya Komunitas Blogger Semarang, nama resminya sih menyusul, something to do with Loenpia lah pokoknya.
Jadinya kemarin sabtu sore itu kita ber 7 (Aku, Pepeng, Didik, Fiand, Nev, Lif, Yogie) kumpul di Masjid Baiturrahman Simpang Lima. Sayang si Ropix harus pergi dulu tanpa bersua dengan kita karena keperluan pekerjaan. Akhirnya pada hari itu diiringi dengan bedug maghrib yang dinanti-nanti, kita cetuskan bersama Komunitas Blogger Semarang. Cerita-cerita selengkapnya bisa dilihat di sini :

Long Live Blogger Semarang!


Genshiken = Genki Ji

Otaku Stuff 4 Comments »

Genshiken

Kemarin nonton anime Genshiken, rekomendasi dari temen. Katanya sih nonton anime ini seperti ngaca ke diri sendiri. eh bener juga ya. Ceritanya tentang grup perkumpulan otaku gitu, namanya Visual Art apa gitu lupa. Mirip banget sama perkumpulannya otaku Semarang, Genki Ji, yah ngga beda-beda jauh. Jadi inget banget waktu pertama kali aku ikut pertemuannya Genki Ji di Taman Budaya Raden Saleh, mula-mulanya sih aku jaim, sok cool, sok normal. Tapi ternyata? hehehe Resistance is futile!
Ternyata memang isinya orang gila semua, nggak ada yang normal, nggak tua nggak muda, ngga cewek nggak cowok. Podho kabeh! Waktu itu seingatku yang datang sekitar 30 orang. Langsung saja ribut menurut kesenangannya masing-masing. Ada yang konsultasi walktrough game, ada yang minta pesenan cd anime, ada yang mamerin koleksi terbarunya, ada yang berduel kartu YUGI-OH (mainnya gimana sih?) trus ada yang nyanyi-nyanyi aja sambil bergitar dibawah pohon, bahkan memepragakan gerakan hero tokusatsu! Ya begitulah, kosakata yang banyak terucap-pun pun sudah familiar sekali. Pokoknya kalau sudah ikut acaranya Genki Ji, lupakan dulu diri kita yang lain, sementara gila dulu aja. Henshin!!

Genshiken? Genki Ji banget!
P.S : Kabar terbaru : akan diadakan Party Pake J 2 bulan Desember ntar bertempat di taman hiburan Wonderia. (bikin kostum baru nih, buat cosplay!)


Banjir!

Personal No Comments »

Orang memang boleh saja berusaha, tapi tetap saja di atas sana ada yang menentukan. Hal ini kayaknya terbukti betul tadi malam. Baru saja pintu pagar rumahku dua-duanya ditinggikan sekitar 15 cm. Ini untuk mencegah banjir masuk, walaupun dari segi estetika keindahan rumah jelas nggak masuk. Apalagi untuk lewat sepeda motor, jadi persis model sirkuit offroad, tapi demi menahan banjir ya sudahlah. Eh lah kok tadi malem saudara-saudara…aku kebanjiran! Yauw… shimata!!!
Sejak mulai jam 8-an memang turun hujan yang gila-gilaan derasnya aku sampai bangun lagi dari tidurku, deg-degan lihat kali depan rumah yang airnya sudah meluap-luap. Dan bener-saja diiringi oleh padamnya listrik PLN (ini pertanda buruk) air menyerbu masuk, perlahan namun patri. Pelan-pelan namun menyakitkan (ngeliatnya)…

Oit, waktunya beraksi, Pertama tentu saja menyelamatkan barang-barang. Pertama koleksi manga-ku yang letaknya memang paling rendah, boneka buaya raksasa-ku, trus peralatan lain yang aku taruh di bawah kayak scanner, gamepad PS, dan cd-cd anime, buku-buku dan majalah yang berserakan.. dll .Trus yang paling dramatis adalah ketika aku mengungsikan sub-woofer speaker komputer-ku yang aku taruh di bawah soalnya waktunya mepet banget kayak di film-film, mungkin selisih 5 detik sebelum air akan menyentuhnya (fiuh!.. ngelap keringat). Yeah.. setelah semua sudah diamankan sekarang tinggal menunggu… dan mengumpulkan tenaga untuk membersihkan dan menata kembali pasca banjir nanti.

Tapi syukurlah kami nggak sendirian menghadapi ini semua, soalnya dimana-mana juga banjir, di mana mana orang-orang sibuk membersihkan rumah dan saling bantu. Mushola depan rumahku juga ramai sekali dengan orang-orang mengurusi banjir ini. Banjir memang bukan barang baru di lingkunganku ini, lumayan sering juga, terakhir kali banjir yang lalu rasanya belum ada setahun deh. Aku masih inget banjir terdahsyat yang aku alami dulu ketika aku kelas 1 SMP, waktu itu rumahku belum ditinggikan, masih dalam proses pembongkaran, bahan bangunan dan material masih dimana-mana. Waktu itu banjirnya mencapai pusarku, disertai kayu-kayu balok gede yang belum dipasang, berombang-ambing siap menghantam. Hountoni kowai na…
Sekitar jam 10 air sudah surut, sekarang baru mulai perang yang sesungguhnya. Membersihkan rumah! Semua baru selesai setelah lewat tengah malam. Wuaaah.. Cuapek buanget! Rasanya seperti habis membersihkan rumah yang kebanjiran! (eh emang ding ya!) :)

Watashi no heya wa kebanjiran desu!! Watashi no heya wa kebanjiran desu!!


Kecilnya Planet ini…

Tech Talk 2 Comments »

bumi

Barusan iseng download Google Earth, Tadinya sih aku nggak ekspek apa-apa (kayak iklan *beep*). Paling-paling cuma kumpulan peta yang somehow dijadikan sebuah program. Untuk sebuah program yang memperlihatkan sebuah dunia, ukurannya sih nggak meyakinkan, cuman 11 MB. Tapi 11 MB ini kan cuma untuk klien, karena pada waktu nanti dijalankan semuanya akan dirender dari server langsung. Requirementnya lumayan berat, bahkan sebelum download diingatkan dulu berkali-kali tentang spec komputer dan kecepatan koneksi.

Setelah install bentar lalu jalankan. Wuah! keren! Sederhana saja kita disuguhi bumi kita secara 3D! Bumi ada di depan kita. Animasinya halus dan bebas bisa digerakkan dengan kursor kita. Dan yang menakjubkan adalah tingkat zoom-nya yang sangat detil. Seolah-olah kita bisa mengunjungi belahan dunia manapun. Selain peta, program ini juga menyediakan berbagai informasi tentang bagian yang kita tunjuk, tapi informasi ini yang bersifat praktis lho semacam hotel, kampus, tempat wisata dan lain-lain lah.

Aku coba lihat beberapa tempat seperti Jakarta (keren, daerah monas pun terlihat jelas sekali termasuk gedung, pepohonan dan mobil-mobil). Tokyo (Ini juga malah lebih jelas lagi, Tokyo tower, istana kerajaan semuanya jelas!). Kemudian yang paling mencengangkan tentu saja kota-kota besar di Amerika sana. Jelas banget sampai ke jalan-jalan kecil sekalipun. Coba saja “kunjungi” Las Vegas dan wah! terlihat juga meriahnya. Cuman…untuk kota-kota kecil seperti Semarang, datanya sepertinya belum lengkap. Zoom maksimal aku perlihatkan pada gambar yang sebelah kiri, yah sebenarnya bisa di zoom lagi sih, tapi ternyata cuman memecah piksel saja, sama juga bohong. Sedang gambar yang kanan itu salah satu sudut New York.

Deg-degan juga aku waktu mau nge-zoom Semarang. Jangan-jangan bisa ngezom Semarang, bisa ngezoom jalan Pahlawan, trus gedung ini, trus tembus ke lantai 2, trus keliatan punggung-ku sendiri, Hehehe..nggak lah, ndeso!

Semarang New York


Compromising Bullsh*t!

Tech Talk 7 Comments »

world wild web

Kemarin gara-gara utak-atik blog, jadi pingin nulis ini. Pernah dengar jargon-jargon seperti ini ? Web Safe Color, Variable lenght Page, Valid XHTML, Valid CSS2, Standarized Link, Widely accessible content, dll? Designer dan programmer web pasti sudah hafal (atau muak?) dengan hal ini. Yah kalaupun nggak, paling tidak ada aku yang lumayan muak dengan hal ini.
Mulai dari Web-Safe color. Jujur aja, who cares dengan websafe color! Hari gini masih memakai 256 color? jelas nggak masuk akal. Kalaupun tujuannya adalah mencapai target audience yang sebanyak-banyaknya, rasanya sekarang hal ini sudah nggak relatif lagi. Kalaupun ada satu dua audience yah abaikan saja mereka! Nggak sebanding dengan pengorbanan jeleknya desain karena maksain pakai websafe color! Kecuali mungkin sebuah kasus yang benar-benar khusus misalnya.. ada sebuah suku daerah di pedalaman terpencil tiba-tiba ingin membangun jaringan dengan sebuah aplikasi web terintegrasi kemudian karena dananya terbatas, mereka membeli komputer-komputer yang benar-benar tua dari kota yang hampir masuk musium… yah, once in a blue moon!

Kemudian tentang variable lenght, Ini sebenarnya bagus, kalau memang benar-benar diimplementasikan. Sayangnya kerap kali kita jumpai web site yang main potong saja. Lebar 800 piksel seolah jadi batas suci yang tidak boleh dilanggar. Lebar situs dipress hingga kurang dari 800 piksel, tujuannya jelas untuk mengakomodasi para audience yang masih menggunakan resolusi 800×600. What the? Masih mending kalau dilihat dari monitor resolusi 1024, nah coba bayangkan kalau dilihat dengan resolusi di atas itu? wagu kan? Hampir setengah halamannya akan terlihat kosong! Yang sudah ngeluarin duit banyak buat beli monitor gede pasti kesel! :)
Selanjutnya valid XHTML, CSS, XML ataulah apalah. Memang tidak selamanya web design dan web programming itu sejalan, kadang berselisih, kadang tidak akur, dan malah kadang pukul-pukulan hingga saling berantakan. Apalagi pada situs yang menggunakan template/skin yang umum dijumpai pada CMS-CMS (Content Management System). Di sinilah para validator mengambil peran seperti validator HTML dan validator CSS. Alasannya untuk validasi? Lagi-lagi tentang accessibility. Katanya kalau situs kita lolos valiadasi mereka mka akan dijamin situs kita ini nantinya akan bisa dibuka dari platform mana saja, browser mana saja, bahkan termasuk device mobile apa saja!

Dan apakah validasi itu harus? Bah! Nggak tuh, buktinya langka sekali untuk menemukan situs yang lolos dari validasi ini, waktu aku menulis ini aku cek valiadasi beberapa situs. Hailnya : Google.com 40 error, Yahoo.com 259 error, Ebay.com 231 error, boku baka blog 23 error. Beberapa situs cms yang aku periksapun nggak ada yang lolos dari validasi ini. Dan bahkan malah ada yang gagal validasi sama sekali. Apa dengan gagal validasi sebuah situs kemudian tidak layak tayang? Nggak kan? Ok, concern tentang validasi ini memang bagus, tapi kalau terobsesi itu bodoh. Catatan : salut buat microsoft.com yang lolos validasi maut ini. Hebat amat.. (Om Bill pakai ilmu apa ya?)

Selanjutnya adalah standarisasi. Jadi inget sama Jacob Nielsen. Pakarnya usability (baca : musuh besarnya designer). Katanya usability adalah lawannya accessibility. Katanya situs yang baik adalah situs yang standard. Warna active link harus biru! warna visited link harus ungu! Jangan mengganti bentuk kursor mouse! Masukin Flash? TIDAK BOLEH! Flash is 99% Bad! bla bla bla…dan banyak lagi yang lainnya Memang omongannya tidak seperti itu, tapi kalau diterjemahkan dalam bahasa yang mudah kira-kira nggak akan jauh-jauh dari yang kutulis. Standar boleh saja itu pilihan, tapi kenapa harus? Tiap orang selalu ingin unik kan? Apa salahnya Flash? toh pluginnya kecil, yang belum punya tinggal download bentar. Yah yang menentukan adalah orang yang menciptakan karyanya bukan? Lihat dulu hasilnya, bukan proses atau alatnya. Kesimpulannya? Kalau kita terlalu banyak taat pada hal-hal diatas, kita akan berkompromi untuk hal-hal yang sebanarnya tidak perlu.. atau bahkan tidak keliahatan!


Theme Baru…

Personal No Comments »

baru neeh!

Wah pakai themes baru nih sekarang, download dari Clemens Orth. Utak-atik bentar jadi deh. Kesannya kalau aku ngeliat jadi lebih seger dikit, bosen juga sih liat tampilannya yang dulu. Ternyata lumayan repot juga ya ganti themes. Harus configure ulang plugin-plugin yang sudah terinstal sebelumnya, trus seting gravatar juga mesti di benerin, belum lagi blogmapnya juga. Ngomong-ngomong soal blogmap, mana nih blogger semarang? masak di sekitarku cuma 5 blogger. Ayo dong daftar hehehe. Cuma yang bikin pusing soal blogmap ini mungkin nyari koordinat yang pas untuk tempat tinggal kita. Punyaku aja masih mlengse gitu, ah biarin yang penting dah deket kan.

Tadi bikin banner sebentar, niat awalnya sih mau yang berkesan oriental gitu, eh kok ya hasilnya malah berkesan romantis (mungkin alter ego ku ada yang romantis kali ya? hihihi.. huek!) Ah biarin romantis, kan sebentar lagi lebaran (apa hubungannya coba?)

update [11/10] : Kelupaan masang kembali shoubox kemarin, sekarang sudah up lagi. Cuma sekarang yang bingung adalah masang blogmapnya, karena nggak pas dikolom yang disediain. bisa sih dipaksa tapi ntar jadi berantakan kalau dibuka pakai browser yang berbeda (Firefox sama IE). Masalah firefox sama IE ini mengesalkan juga, berlaku untuk pemasangan gravatarku juga. Btw, server blogmap sekarang malah down! Server too busy. Walah!

update [12/10] : Pasang lagi kanji “yume”nya. FYI, It means “dream” …


Boku Baka Blog © 2005-2008 Budiyono, Powered by Wordpress and modified GlossyBlue Theme
Ayanami Rei character and Nerv logo is courtesy of Gainax. and a huge thanks to risu-chan, for the best cookies I ever had in my life.
Entries RSS Comments RSS