Photo Jadul Ospek!

Kampus, Personal 16 Comments »

Foto di bawah itu adalah dua dari lima foto jadul yang aku temukan di komputernya Nopek, yang waktu itu sedang digunakan untuk seminar Tugas Akhirnya Iyudh. Walah, ternyata adalah scan dari foto masa Pekik dulu. Ospekku dulu namanya Pekik, gak tahu singkatan dari apa, sudah lupa sih. Kenapa malah di saat-saat terakhir begini ya aku baru bisa melihatnya ya? Ospek memang sangat tidak enak untuk dijalani, tapi sangat menyenangkan untuk dikenang. Beruntungnya bagi yang masih bisa merasakan ospek, karena sejak tahun 2003 yang lalu Ospek di lingkungan Undip telah dihapuskan. Tahun 2002 adalah tahun terakhir ospek, yang dipegang oleh angkatanku (angk. 2000), jadi beruntunglah kami, masih bisa sempet balas dendam. Hehehe..

Nunduk Dik!     Nunduk Dik!

Berhubung masih masa tahun ajaran baru, gak papa lah ngomogin ospek. Hmm.. coba lihat benda apa saja yang masih bisa kuingat untuk kami bawa dulu semasa ospek.

  1. Rompi dari koran
  2. Topi toga dari karton warna biru dengan rumbai-rumbai rafia merah.
  3. Kacamata tiga dimensi, mata kiri plastik merah, mata kanan plastik biru.
  4. Jam tangan yang mati di jam xx:xx (tepatnya lupa).
  5. Kalung dengan liontin karton bergambar logo HME (Himpunan Mahasiswa Elektro).
  6. Sepatu hitam, kaos kaki selutut dan tali sepatu rafia warna biru.
  7. Papan nama.
  8. Nasi dan telur rebus, dibungkus kertas ungu.
  9. Dua botol minuman warna coklat, di botol warna ungu.
  10. Roti yang berbentuk resistor dengan beberapa nilai hambatan yang berbeda (lupa juga rinciannya).
  11. Pisang separuh direbus, separuh lagi digoreng.
  12. Pisang. Trus apa lagi ya.. lupa
  13. Plus sebarek tugas tertulis… gambar denah kampus, soal2 mata kuliah, makalah, salinan berita di TVRI, dll.

Terus waktu itu juga ada undang-undang ospek yang sampai saat ini terus terngiang :
Undang Undang Ospek

  1. Senior selalu benar!
  2. Junior tidak boleh merasa benar!
  3. Jika junior benar, lihat kembali peraturan no.1!

Walah, yang jelas undang2 seperti itu tak akan pernah lolos di KomNasHam deh! Hehehe… Selain itu dulu juga ada Mars Ospek, sayang aku sudah banyak lupa liriknya.

Kalau dipikir-pikir lagi sekarang ini.. mungkin yang aku pikirkan adalah What The Hell? Kok bisa-bisanya (dan mau-maunya) ya dulu kami melakukan itu semua. Beberapa hari berturut-turut tidak pulang dan tidak tidur (dan memang tidak boleh, keesokan paginya dicek, mata mahasiswa baru harus merah semua!) kemudian siangnya dibentak-bentak dan dibantai bergilir oleh tiap angkatan atas. Yah, mungkin kekuatan muncul karena keterpaksaan. Buktinya, kami dulu sempat takut kuatir keracunan makanan tapi nggak pa pa tuh. Keracunan? Ya, karena kami menggunakan kertas krep untuk tiap warna ungu yang kami gunakan, dan kertas itu luntur kemana-mana termasuk ke makanan. Belum lagi spidol warna-warni digunakan dalam membuat roti resistor! Ya.. tentu saja kami harus makan semuanya.

Trus yang memperhatikan item nomor 12 di atas pasti bingung, pisang? Kok biasa banget! Oh wait, till you see it in action! Pisang itu dimasukkan dalam kaos yang kami pakai, trus dari lapangan kampus kami harus tengkurap dan merayap sampai ke gedung lantai tiga sambil digeburin air sebanyak-banyaknya. Kebayang kan apa jadinya pisang-pisang itu dalam kaos? Huek! Sesampainya diatas, dibagi menjadi beberapa kelompok yang masing-masing terdiri dari puluhan orang, dan harus bisa berkumpul dalam area 1×1 Meter! Whua.. dan masih banyak kisah lainnya. Angkatan 98 yang mengospek kami memang melakukan tugasnya dengan baik, kelewat baik! Tapi konon ospek di Teknik Elektro belum ada apa-apanya, dibandingkan dengan ospek legendaris pada jaman itu, yaitu Ospek di Teknik Mesin dan Teknik Planologi. Dari ceritanya sih benar-benar mengerikan! Mungkin terlalu sadis untuk ditulis di blog! hehehe…

Namun sebuah ospek, jika memang dilakukan dalam batas yang wajar, akan meninggalkan kesan yang berguna. Boleh dibilang itu adalah cara untuk mempersatukan kami secara instan. Dan lihat saja foto kedua itu, foto ketika ospek telah berakhir. Hahaha.. kami mengakhiri semua derita itu dengan tawa yang lebar!

Eh, ada yang tahu di foto itu aku yang mana? Gundul semua sih ya.
Ya..ya.. aku tahu kalian akan ngomong apa… yang badannya paling besar itu!!!


Let’s RUN! (Rapat Ujungnya Narcis) :-)

Blogging, Personal 6 Comments »

Hasil riset ahli psikologi baru baru ini menemukan fakta yang mencengangkan. Riset yang melibatkan beberapa blogger asal kota Semarang ini menunjukkan gejala menghilangnya saraf malu mereka ketika memposting blog. Ada-ada saja perilaku anak muda (dan yang masih merasa muda) jaman sekarang ini. Bahkan bisa dikatakan bahwa fenomena sosial ini telah sampai pada tahap yang mengkhawatirkan! Demi untuk memuaskan hasyrat mereka untuk bisa tampil se-narcis mungkin, cara apapun mereka halalkan… temasuk dengan pura-pura rapat! Bwahahaha..! Sudah, jangan dianggap tidak serius!

Memang, ada rencana acara yang saat ini sedang digodog (dan mudah-mudahan cepet matengnya). Loenpia dot net bekerja sama dengan Kelompok Diskusi Wartawan Jawa Tengah (KDW Jateng) akan mengadakan seminar dan pelatihan sehari yang bertajuk “Blog Your Mind! Pelatihan Jurnalisme Publik Melalui Media Blog�. Ini spoiler saja, sambil menunggu pengumuman resminya.

Karena itulah beberapa minggu terakhir ini Loenpia dot net sering mengadakan rapat… atau mungkin lebih tepat disebut kumpul-kumpul guyon lomba narcis… sambil sesekali menyinggung rapat, itupun kalo sempet dan inget! Kenyataan bahwa tempat kumpul utamanya (tangga Masjid Baiturrahman) adalah tempat publik ramai, tidak menghalangi mereka untuk… yah klik saja foto-foto pertemuan minggu kemarin berikut ini.

pose 1 depan mesjid     pose 2 tangga mesjid

Untuk minggu ini, rapat (ya, rapat!) diadakan di rumah member baru, Fany, sekalian anggap saja pesta penyambutan. Thanks ya Fan, untuk makanannya yang melimpah (bahkan ada Loenpianya!), untuk bandwidth Speedy-nya, dll. eh serta tak lupa untuk tempat foto-fotonya! Sedikit tips, sebaiknya kami jangan terlalu dimanjakan, akibatnya bisa sangat fatal, nanti kami balik lagi!!! Hehehe. Pokoke welcome back di Semarang, dan semoga betah! Cheers!

smile, you are blogged     di balkon, mudah2an gak dilihatin tangga


doki-doki

Personal 4 Comments »

sukoshi. demo, boku wa kyo ureshi. \(^_^)/


Boku Baka Blog © 2005-2008 Budiyono, Powered by Wordpress and modified GlossyBlue Theme
Ayanami Rei character and Nerv logo is courtesy of Gainax. and a huge thanks to risu-chan, for the best cookies I ever had in my life.
Entries RSS Comments RSS