Sedang enak-enaknya menunggu menit-menit terakhir menjelang berbuka, eh ada telepun wagu yang masuk. Berikut sepetik percakapan dengan +628567124942 :

Hallo ini bener dengan nomor IM3?
- iya. (yo pasti, dasar penipu wagu, mosok petugas IM3 nggak kenal nomor im3!)
Benar juga ini nomor daerah semarang bukan?
- benar. (yo mesti, dasar penipu nggambus, mosok gak paham kode areanya? :p )
Begini, kami dari IM3 pusat Jakarta, menginformasikan bahwa bapak memenangkan program hadiah kami, berupa uang tunai 50 juta beserta pulsa 1 juta.
- oh ya? (dasar penipu basbang, model nipunya kok itu2 aja, update dong!)
Benar pak, sekarang apakah bapak punya rekening tabungan?
- punya. (yaelah, dasar penipu nggak romantis, foreplay ndisik nopo?)
Rekeningnya di bank apa pak?
- BCA pak. (BCA dari hongkong? lha wong sebagai mahasiswa Undip, sudah di set as default banknya ya BNI)
Nomor rekeningnya berapa pak?
- wah lupa ik.
Bisa tolong dilihat dulu pak? Bapak ada kartu ATM juga kan?
- Oke deh, bapak nanti telpun aja lagi ya. (udah males bgt.. bedug maghrib sudah berkumandang, pingin segera hang-up trus nyerbu es blewah yang sudah menggoda…)
Baik Pak, tapi bapak yang menghubungi saya saja, biar waktunya bisa ditentukan sendiri oleh bapak.
- ya deh. (Wuu.. dasar penipu norak, bilang saja kalo gak punya modal!)
tut..tut..

Siapa yang mau melanjutkan konspirasi ini? hubungi saja bapak itu! :d Hehehe… Ada saja ya usaha orang untuk cepet dapat uang yang tak halal. padahal ini kan bulan Ramadhan. >:p Lucunya adalah nada bicara bapak penipu tadi yang demikian santun sekaligus berapi2 ketika awal menelpon, tapi kemudian semangatnya turun secara teratur.. :)) mungkin melihat respon saya yang ogah2an itu. kekekekeke… kasiyan! Eh btw, berarti aku tadi bohong juga ya? Awas kau bapak penipu kalau pahala puasaku berkurang!