You know you’ve been addicted to Japan, when…

Personal 21 Comments »

makanan jepang

Berikut ini adalah tanda-tanda bahwa kau sudah kecanduan Jepang :

Tanda nomor : Gejala-gejala :
517 Kau memilih restauran jepang, walaupun itu fast-food, padahal banyak restauran, warung dan warteg yang lebih sesuai dengan lidahmu.
518 Kau memesan menu berdasarkan namanya, semakin terdengar jepang, kau pikir semakin enak.
519 Kau nekat memaksa memakai sumpit walau kesusahan, padahal disediakan sendok juga.
520 Kau rela dan ikhlas membayar Rp. 34.500,- hanya untuk setengah mangkuk nasi, sepotong ayam, 4 udang, sekotak teh kemasan, dan rajangan sayur nggak jelas dengan saus yang rasanya aneh.
521 …and you stupidly write this stupid thing on your stupid blog, so everyone knows you’re stupid, but you stupidly think that it doesn’t matter anymore whether people think you’re stupid or not, as long as it has something to do with Japan. :d

Stasiun Gambir, 05 Maret 2007


Miwako

Personal, Travel 20 Comments »

Miwako

Nishikawa Miwako (西川 美巴子) is a student of Kyushu University, majoring International Relationship. She was here in Indonesia, participating in a traineeship at Bintari NGO, where Adi, one of tukang loenpia (loenpia’s member) is currently working.

First time I met her was in Semawis Festival at Semarang’s chinatown (15/02). Loenpia.net was visiting Semawis together, Adi brought Miwako-san and Introduced her to us. After enjoying that ultra-crowded festival, We then had a dinner in Waroeng Steak at jl. Kartini.

On Saturday (17/02), together with friends from Loenpia.net, we went to watch movie at E-plaza. The movie was Ghost Rider. The movie was not that good, but it’s quite enjoyable. After the movie, we’re relaxing and had a little snack at Simpang Lima. After that, the good times keep rollling.. :)
Read the rest of this entry »


Kolase itu, Penuh Cinta

Personal 17 Comments »

kolase

Dinding kamarku memang jauh dari bersih. Ada poster anime dimana-mana, ada poster artis dan idol Jepang di beberapa sudutnya (nggak, miyabi nggak ada!), ada boneka Teru Teru Bozu bergelantungan, Ada cambuk dan kuda lumping dari Bandungan, Ada buah pinus dari hutan di Bantir, ada ranting kayu dari Curug Sewu, ada caping petani dari Patebon, ada lanjaran daun sagu dari Pekalongan, ada tirai kerang dari Cilacap, ada koteka pemberian dari Papua, ada untaian kalung dan kepala Barong dari Bali, ada tasbih pemberian dari Mekkah, ada 2 bungkus ketupat kering dari tahun yang berbeda, ada rajutan kain prakarnya jaman SMP dulu, bahkan ada lukisan kanvas karyaku sendiri, juga ada 5 botol pasir pantai, dari pantai Anyer, pantai pulau Condong Sulah dan dari 3 pantai di Jepang, ada tulisan kanji dan daun-daun bambu… dan seterusnya dan seterusnya.

Masing-masing dari mereka memang mengukir ceritanya tersendiri di sudut tembok mereka berada. Namun ada satu hal yang menyamakan keberadaan mereka, yaitu semuanya ada di sana cuma untuk satu orang. Untukku. Untuk memenuhi keinginanku, keegoisan diriku. Tetapi ada satu sudut yang berbeda, sebuah lahan di atas meja (yang harusnya tempat untuk) belajarku. Di sana terbesit sedikit hangatnya cinta. Di sanalah terpajang kolase ini.

Read the rest of this entry »


Yume (夢)

Personal 14 Comments »

yume

Yume. It’s always been my favourite word. So I gotta have it somewhere near me. I once tried to write it myself. But, it turned out to be craptastic, thanks to my crappy kanji writing skill. Then I tried to printed it out. It’s okay. though it’s kinda boxy and don’t have a sense of art on it (of course, what do you expect from a computer?). Then this night at Semawis festival, I finally got an original “yume” from a new friend. Thank you very much Miwako-san for writing it for me, it means a lot. Arigatou Gozaimasu! ありがとう!!

What is it for? First, it’s beautiful! It suits my room perfectly as I put it on my wall next to my bamboo bushes. And also, most important part, it’s a reminder for me. A reminder for something that I have to do someday, even if I die trying. And I won’t die before I achieve it. It’s something that worth everythigs, like what the kanji said, it’s my yume :)


Selamat Jalan Sri..!

Kampus, Personal 22 Comments »

Walaupun cowok, namanya Sri, panggilannya juga Sri. Lengkapnya Sri Hariyono. Temanku kuliah satu angkatan di Teknik Elektro Undip, kalau aku di konsentrasi spin-off nya, Informatika dan Komputer, dia di jurusan core-nya Elektronika dan Telekomunikasi. Pertama kali kenal Sri, pasti menyangka kalo dia itu sedang marah, padahal enggak, bicaranya memang ceplas-ceplos, langsung to the point. Tapi begitu kenal lebih jauh orangnya ternyata enak, hangat dan seorang teman yang setia. Dia juga sering menjadi sasaran latihan jurus “Cekikan Gorilla”-ku. :d Dan walaupun jarang ikut ngumpul, dia juga salah seoarang yang mempunyai topi official “Genk ONI”. Masih kau simpan kan Sri?

Dia tipe mahasiswa yang berdedikasi, benar2 mencintai apa yang di lakukan. Sri juga tipe manusia Lab. Dia setahuku adalah termasuk sedikit di antara mahasiswa Elektro yang benar2 tahu apa fungsi berbagai macam alat di Lab, benar-benar akrab dengan osciloscope, audio function generator, dan berbagai alat2 lain yang namanya sendiri aku pun tak tahu. Dia tipe orang yang tetep bisa emerge, menjulang, di tengah kesederhanaan dan keterbatasan.
Read the rest of this entry »


Selamat! Selamat!

Personal 23 Comments »

Selamat Hari Natal
Bagi teman-teman yang merayakanya, Selamat Hari Natal (ucapannya telat seminggu gak papa kan?) Semoga menjadi Natal yang berarti bagi teman-teman semua. God Bless You!

Selamat Idul Adha
Selamat hari raya kurban, Idul Adha, teman-teman. Berkurban adalah investasi buat anugerah yang lebih besar. Amiin. Dan walaupun Idul Adha ini bertepatan dengan malam tahun baru dan ulang tahunku, jangan sampai membuat Idul Adha ini menjadi kurang khusyu. Malah harusnya menjadi lebih berari karena terasa lebih kegembiraan kita. Yang siangnya mendapat jatah daging kurban.. malemnya bisa untuk barbeque rame2.. itung2 tahun barunan hehehe… Kalau aku sih pass saja, udah sejak dari sononya diset gak doyan daging.

Idul Adha
kombinasi : 31 Des 06 jam 10:35, Idul Adha dan hari malam tahun baru, penjual terompet tahun baru pun juga mangkal di jalan masuk utama Masjid Agung Jateng. Maaf kalo fotonya kurang artistik, soalnya motretnya sambil makan es gempol di warung dekat situ. :)

Selamat Tahun Baru
Happy New Year! Selamat tingal 2006 dan Selamat Datang 2007. Semoga tahun depan menjadi tahun yang lebih baik dari tahun ini. Buatku sendiri yang paling berarti tahun 2006 adalah adanya embel-embel ST di belakang namaku. huehehe akhirnya… :P Semoga di tahun depan aku bisa menjadi lebih baik lagi, lebih dewasa, lebih bijaksana, dan kalo boleh berharap muluk sedikit.. bisa lebih langsing. kekekee. :)) Dan untuk bisa menjadi lebih dewasa.. mari awal tahun ini kita awali dengan nonton video dewasa.. eh bukan ding.. bukan itu maksudnya!! b-(

And Last But Least…
Hari ini 31 Desember 2006, nanti malam sekitar pukul 23.50-an. Aku Budiyono, Laki-laki, telah genap 26 kali mengelilingi Matahari!! (Matahari yang bintang pusat tata surya kita, bukan yang departement store!). Yeah!!! Terima kasih ya Allah, terima kasih Bapak-Ibu, terima kasih adikku, terima kasih saudara-saudaraku, terima kasih teman-temanku dan rekan-rekan semua. Aku ada karena engkaupun ada. Lah? kok jadi judul lagunya Radja?

*dudidam.. dudidam..* :d
Read the rest of this entry »



Boku Baka Blog © 2005-2008 Budiyono, Powered by Wordpress and modified GlossyBlue Theme
Ayanami Rei character and Nerv logo is courtesy of Gainax.
Entries RSS Comments RSS